Fee's Line. Welcome all…

{YoonHyeNay Story} : (Untouche Couple) “DAMN KISS”

*****

Author: SangYoon

Main Cast: Kim HeeChul and Cho Nayna

Genre: Romance

Lenght: Oneshot

Rating: all ages

Cho Nayna POV

“Apa kau sudah tidak waras hah?” aku berteriak sangat kencang mendengar permintaan Hye Joon, menggantikan model Kim Heechul? Benar-benar keterlaluan Lee Hye Joon ini.

“Jebal Nayna~ya untuk kali ini saja tolong aku” mohonnya padaku dengan menujukkan aegyonya, cih… aku tidak akan tertipu.

“Kau pikir, aku mau disentuh oleh Kim HeeChul? Astaga Hye Joon, kau taukan aku paling anti di sentuh apalagi oleh laki-laki. jangankan untuk ini, pegangan tangan pun aku sudah sangat jengah” elakku menolaknya, entah kenapa aku sangat geli jika di sentuh laki-laki rasanya benar-benar tidak nyaman, membuatku muak.

“I really know Nayna, but just for this time I need your help, ini sangat mendesak sekali, benar-benar darurat, tidak ada model lain yang bisa. lagi pula kau hanya perlu berdiri di bawah panggung dan kau tidak perlu menunjukan muka manis, kau boleh berekspresi sesuka mu, nanti di akhir lagu HeeChul oppa akan menghampirimu dan hanya mengecup pipimu” jelasnya

hanya mengecup pipiku? Astaga aku bahkan belum pernah di peluk oleh namja, walaupun aku sering berpacaran tapi aku tidak pernah mengizinkan mereka untuk menyentuhku, namja yang boleh memegang tanganku pun haruslah namja yang sudah benar-benar aku kenal dan aku percaya. Dan sekarang apa aku harus merelakan Kim HeeCul untuk menciumku? Andwee!!.

“Olzeny Please help me” aish, aku tidak pernah bisa menolak kehendak temanku yang satu ini jika dia sudah memanggilku dengan nama westernku, Hye Joon sudah aku anggap seperti eommaku sendiri, karena dia sangat cerewet, selalu menasehatiku, mirip eomma, tapi justru karena mirip eomma itulah aku tidak bisa menolak setiap perintahnya, dan asal kau tau eomma palsuku ini suka sekali memanfaatkan ketidakberdayaanku, cih. . . dasar curang.

“Ne, arasseo” jawabku pasrah.

Hyaaaa. . . Olzeny I love you” dia berteriak sambil memelukku.

“cepat lepaskan pelukanmu, atau kau akan mati ditanganku sekarang juga” bentakku padanya karena pelukannya, aku tidak bohong kalau aku benar-benar tidak tahan dipeluk, rasanya benar-benar geli, membuatku merinding

“Omo aku lupa, mian Nayna, aku hanya sangat senang” wajahnya menunjukan penyesalan, baiklah, aku akan menganpuninya kali ini.

“Hye Joon sudah saatnya M&D tampil, HeeChul Oppa sudah menunggumu” teriak Sang Yoon pada Hye Joon, aish kematianku sebentar lagi akan terlaksana.

“Ah, ne gomawo Sang Yoon~a” dia balas berteriak pada Sang Yoon, kau harus tau bahwa mereka berdua adalah couple yang kompak, bahkan walau Hye Joon lebih lama berteman denganku, tapi dia lebih dekat pada Sang Yoon, mereka seperti saudara kembar, walau wajah mereka tidak mirip sama sekali, tapi mereka ber- dua benar-benar sahabat yang saling melengkapi, dan satu fikiran.

“Ah Nayna kau harus kebawah panggung sekarang juga, aku sudah menyiapkan tempat untuk adegan itu” teriak Sang Yoon padaku.

“Aish” desah Hye Joon sambil menatap tajam Sang Yoon dan langsung lari meninggalkanku termenung sendiri, kenapa Sang Yoon sudah tau tentang ini?, jangan-jangan mereka yang merencanakan ini semua.

“Yak!!! Kalian berdua memang couple sialan” teriakku tidak terima, aigoo aku mudah sekali terjebak dalam permainan couple sialan itu, ternyata mereka sudah merancang ini semua.awas saja setelah ini selesai kalian berdua harus menanggung akibatnya. Tidak salahkan jika aku mengatakan bahwa mereka satu fikiran, kau bisa lihat sendiri bagaimana liciknya mereka mengerjaiku.

***

# At Stage #

“ Otokhae? Apa lebih baik sekarang aku kabur saja?” aku terus bertanya pada diriku sendiri, apa yang harus aku lakukan? Sebentar lagi lagunya akan selesai dan HeeChul akan mendekatiku, aigoo… aku bahkan tidak berani melihat wajahnya, dari awal aku hanya menunduk, aku benar-benar ada dalam lingkaran setan, ya siapa lagi kalau bukan setan couple itu, aku yakin mereka sekarang pasti sangat senang melihatku menderita di sini, awas saja setelah ini akan aku pastikan kalian mendapat balasan yang lebih mengerikan dari ini semua, kalian berdua akan menyesal telah melakukan ini padaku, lihat saja.

Ku rasakan seseorang mulai mendekat ke arahku, itu pasti Kim HeeChul, kudongakkan sedikit kepalaku, benar saja itu Kim HeeChul dan dia terlihat sangat tampan, mwo tampan? baru kali ini aku menilai tampan pada seorang pria, bahkan seorang Robert Pattinson pun di mataku terlihat biasa saja. Aigoo… jantungku kenapa? Kenapa melihat wajahnya membuat jantungku berdetak sangat cepat, kurasakan tangannya menyentuh rambutku yang terurai di bagian belakang tengkuk leherku, otokhae?, sial, jika lebih lama lagi aku benar-benar akan terperangkap dalam ketampanannya.

Ini salah, baru kali ini sistem kerja tubuhku tidak sejalan dengan perintah otakku. Tuhan selamatkan aku, dia mendekatkan wajahnnya ke arahku dan menyentuhkan bibirnya dipipiku, ya tuhan… jadi beginikah rasanya dicium? Tiba-tiba ada sebuah dorongan yang membuat bibirku tertarik ke atas menyunggingkan senyuman setelah dia menciumku, omo kenapa aku tersenyum? Sepertinya sistem syarafku tidak berfungsi dengan baik kali ini, bahkan aku tidak dapat mengontrol bibirku sendiri, aish babogateun.

***

Hye Joon POV

“Yak! Kenapa kau tadi berteriak seperti itu padanya hah?” marahku pada sang Yoon.

“Sudahlah tidak apa-apa, tadi aku kelepasan bicara, haha” dia menjawab dengan tampang polosnya.

Sang Yoon ini memang sangat senang mengerjai Nayna, walaupun balasan dari ini semua pasti akan lebih mengerikan, tapi Sang Yoon tidak peduli akan hal itu, katanya yang penting dia senang. Dasar yeoja aneh.

“kau sudah merasa lebih baik?” tanyaku padanya, sebab aku tau jika dia berbuat jail pada seseorang artinya dia sedang sedih dan butuh hiburan. tentu saja dia sangat sedih setelah mendengar Kyuhyun oppa berpacaran dengan Victoria eonni, sahabat, eh? Cih, laki-laki memang pembohong ulung. Dan kau tau? sahabatku ini sangat mencintai Kyuhyun oppa,dia bahkan rela membantuku mengurus keperluan Super junior, aku asisten manejer Super Junior, padahal dia selalu dimarahi oleh Choi Siwon kakaknya, bayangkan saja putri seorang keluarga Choi yang terhormat membantu membawakan baju-baju member super junior yang pasti sangat banyak dan jelas sangat melelahkan, mengurusi member Super Junior tanpa pamrih, demi hanya agar setiap hari dia dapat bertemu dengan Cho Kyuhyun, orang yang membuat akal sehatnya entah kemana. Tapi sekarang harapannya hancur begitu saja setelah terungkap bahwa memang antara Victoria eonni dan Kyuhyun oppa ada hubungan khusus, setelah mengetahui ini semua dia hanya tersenyum walau air mata mengalir di pipinya. Dari awal dia sadar akan raca cinta yang tidak mungkin ini. Dan siap menerima ini semua.

Bagai mana dengan Choi Siwon? Dia tentu saja sangat murka dan hampir meninju muka Cho Kyuhyun andai saja Sang Yoon tidak lari sambil menangis mengahalangi tinju Choi Siwon.

Dan Cho Kyuhyun? Namja bodoh itu tidak mengetahui apa-apa, dia terlalu bodoh sampai tidak bisa menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintainya.

“Ah ne, tentu saja, kau kan tau aku aku ini wanita yang sangat kuat, I am a superwomen right?” dia tersenyum kearahku, mencoba kuat, aku tau bagaimana sedihnya kau Yooni~ah, aku tau kau menangis setiap malam, tapi kau berpura-pura bahwa kau baik-baik saja, aku bahkan lebih senang melihatmu melampiaskan kemarahanmu padaku, daripada berpura-pura baik-baik saja tapi hatimu menjerit.

“mmm, benar kau wanita yang kuat dan sangat bodoh” gumamku pelan, jika saja kau mengeluh padaku sedikit walau sedikit, aku pastikan muka Cho Kyuhyun itu sudah tidak utuh kembali.

“Hyaaa Hye Joon~a lihat itu, Nayna tersenyum setelah HeeChul oppa menciumnya, aigoo” teriak Sang Yoon di telingaku yang sukses mengalihkan fikiranku darinya.

“Omo… apa dia benar-benar Cho Nayna teman kita?” kaget ku melihat senyum bahagia yang di tunjukan seorang Cho Nayna setelah di cium seorang pria, ini adalah ciuman pertamanya, aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa, bayangkan saja, seseorang seperti Cho Nayna yang tidak akan segan-segan memukul seorang pria yang memegang tangannya tanpa seizinnya, Cho nayna yang berteriak-teriak jika seorang pria menyentuhnya walau tidak sengaja, dan sekarang dia tersenyum setelah di cium seorang pria? ku rasa dia sudah tidak waras.

“Aish, rencana kita gagal, ku kira Nayna akan langsung menampar HeeChul oppa” ucap Sang Yoon sedikit kecewa, tapi tiba-tiba tawanya membahana, apa gara-gara seorang Cho Kyuhyun sang Yoon jadi gila?.

“Heh kau kenapa? Aish menakutiku saja, tiba-tiba tertawa kencang sekali”

“Hahaha, kau tau apa artinya itu Hye Joon~a?” tanyanya padaku.

“Arti apa? Bahwa kau sudah sinting gara-gara mahluk bernama Cho Kyuhyun?, kalau itu aku sudah tau” mendengar jawabanku sontak saja aku mendapat hadiah jitakan dikepalaku, dan dia langsung cemberut.

“Aish, kau bodoh sekali, bukan itu maksudku, tapi Nayna” jawabnya kesal.

“Memang Nayna kenapa?” tanyaku tidak mengerti.

“Aigoo Hye Joon~a otak mu harus segera diganti sepertinya, AWW, aish appo” ku pukul kepalanya dengan kekuatan penuh, suruh siapa kau bicara sembarangan.

“ mian, maksudku jika Nayna malah tersenyum di perlakukan seperti barusan oleh Kim HeeChul, berarti hanya ada satau fakta, yaitu dia merasa nyaman dengan Kim HeeChul dan itu menunjukan bahwa dia mulai tertarik pada seorang pria, dan pria itu adalah Kim HeeChul” benar juga apa yang di bilang temanku ini, kenapa aku tidak terfikirkan hal itu ya?.

“Hyaaaa…” teriakku senang sambil memeluk Sang yoon, akhirnya iblis itu tertarik pada mahluk berbentuk pria, aku kira dia tidak normal, haha.

***

# In Campus #

Cho Nayna POV

Aigoo, apa yang harus aku katakan jika bertemu couple sialan itu, mereka pasti mengejekku, aish nan baboya, gara-gara bibir sialan ini, saking malunya, salesai adegan itu aku langsung kabur pulang kerumah, dan dari semalam aku belum makan dan belum tidur gara-gara adegan sialan itu, dan sekarang wajah Kim HeeChul sering terlintas di fikiranku, membuatku hampir gila. Bahkan hangat bibirnya masih terasa dipipiku.

“Nayna! ! !” teriak kedua yeoja gila itu ketika melihatku sedang makan sendirian di kantin, biarlah mereka mengoceh sesukanya, aku benar-benar lapar sekarang.

“Nayna, setelah selesai makan kau harus ikut kami ke dorm Super junior” ucap Hye Joon, aish aku tidak akan menampakkan wajahku lagi di depan pria itu, karena kejadian kemarin, bahkan aku telah menempatkan seorang Kim Heechul sebagai orang yang paling berbahaya dalam hidupku, bagaimana tidak? Dengan adanya dia di dekatku membuat tubuhku menolak kontrol dari otakku, memalukan.

“Shiro” jawabku setelah selesai makan, sambil menatap wajah mereka dengan tatapan matiku.

“Aish, berhenti memperlihatkan tatapan itu, dan segera ikut kami, atau kau mau kami seret dengan paksa?” ancam Sang Yoon padaku.

“Tidak akan” jawabku tanpa ekspresi, memangnya aku takut padamu? Beraninya dia mengancamku, cih.

“Aigoo, jebal Olzeny” kini giliran Hye Joon yang merayuku, aish kali ini aku tidak akan tertipu lagi dengan panggilan itu babo.

“Aku tidak peduli” jawabku tetap bersikeras.

“Olzeny kali ini saja, kau tau kejadian kiss kemarin telah menjadi hot gosip, dan netizen mengira bahwa kau ada hubungan dengan HeeChul, kau harus ikut kami untuk membahas masalah ini, karena besok kita akan mengadakan konfrensi pers. Dan kau taukan aku adalah asisten manajer mereka Olzeny. ini pekejaanku, jika Super Junior hancur karena kau, lalu aku bagaimana?”. jawab Hye Joon sambil menunjukan aegyonya, dia terus saja memohon padaku, membuatku pusing, aish susah sekali sih menolak perintah temanku ini.

“aish, You win” kataku kalah.

“Haha memang sudah nasibmu” jawab Sang Yoon dengan muka polosnya, yang mengundang orang ingin merobek wajahnya itu.

***

# At Dorm #

Hye Joon POV

“Anyeong” sapa kami sopan sambil membungkukan sedikit badan kami.

“Anyeong” jawab oppadeul kompak

”Akhirnya kalian datang juga ayo duduk” kini sang leader berbicara dan mempersilahkan kami duduk. Aku duduk di samping manajer oppa, Sang Yoon duduk disamping Siwon oppa dan Sungmin oppa, dan Nayna duduk di sebelah HeeChul oppa karena memang dua orang itu lah yang punya masalah.

“Oppa mengapa tidak segera di mulai?” tanyaku heran pada manajer oppa.

“Ah, kita harus menunggu Cho Kyuhyun dulu, dia belum datang” jawab manajer oppa.

“Anyeong” akhirnya orang yang di tunggu-tunggu datang juga, tapi tunggu dulu dia tidak datang sendirian tapi dengan Victoria eonni. Aigoo melihat Victoria eonni semua mata langsung menatap iba pada Sang Yoon, dia yang mendapat tatapan kami semua hanya tersenyum sambil mengangguk untuk memberi tahu bahwa dia tidak apa-apa, Siwon oppa langsung menggenggam kuat tangan Sang Yoon begitupun Sungmin oppa yang ada di sisi satunya, berusaha menguatkan Sang Yoon.

“Ah maaf aku telat, aku menjemput Qianni dulu, tidak apa-apa kan?” tanya Kyu oppa pada member lain.

“Tentu saja tidak apa-apa Kyuhyun~a, ayo kalian duduk dulu, Qianni kau juga mari duduk” sang leader menjawab pertanyaan Kyuhyun dengan senyum terpaksa, dan memoersilahkan mereka.

“Aigoo, kau Cho Nayna?, neomu kyeopta, coba saja jika Sang Yoon, Hye Joon, dan Nayna di satukan dalam sebuah Girl Band, ku yakin kalian bertiga akan langsung menjadi top selebrity, dan fans mu pasti lebih banyak dari Sone atau mungkin juga ELF” ucap Ryeowook oppa pada kami bertiga dengan mata bersinar. Membuat perhatian semua member beralih kami. Cho Nayna yang mendengar itu hanya tersenyum tipis, padahal aku tau kalau dia merasa topik ini tidak penting.

“Ne, bahkan menurutku dia lebih manis dari Soohee, hyaaaa dan bila kalian menjadi salah satu GB, aku dengan senang hati menjadi fans kalian” ucap Donghae oppa membenarkan perkataan Ryeowook, member lain hanya ikut mengangguk meng iyakan ucapan kedua member itu, aku hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan mereka, lebih manis dari Soohee eonni? Aish, sepertinya tingkat kenarsisan seorang Cho Nayna akan meningkat setelah mendapat pujian ini.

“Ya, apa mata kalian rusak hah?” teriak Heechul oppa “Lebih manis dari Soohee? Cih… bahkan setengah kecantikan Soohe pun dia tidak memilikinya” tukasnya marah pada semua member. Cho Nayna sepertinya kenarsisan mu akan sedikit berkurang mendengar pernyataan Heechul oppa, haha rasakan kau.

“Yak Kim HeeChul, berhenti berbicara, dan duduklah” Leeteuk oppa yang dari tadi pusing melihat tingkah dongsaengnya, akhirnya memarahi mereka.

***

Cho Nayna POV

Aigoo ini semua terjadi gara-gara Sang Yoon, kalau saja dia tidak sedang bersedih seperti sekarang, aku pasti sudah membalas perbuatannya padaku.bayangkan saja aku harus mengadakan konfrensi pers bersama HeeChul untuk menjelaskan perihal hubungan kami, cih… wartawan terlalu membesar-besarkan saja, hanya gara-gara sebuah pernyataan dari HeeChul dulu di salah satu acaranya, dia mengatakan bahwa jika dia memiliki kekasih dia akan menciumnya di depan publik, dan memperkenalkan pacarnya itu. Dan sialnya yang di cium HeeChul di depan publik adalah aku, dan demi nama biak seorang Kim HeeChul dan anggota Super Junior, apa lagi dalam waktu dekat ini Super Junior akan mengeluarkan album 5jib mereka, jadilah aku harus berpura pura menjadi pacar seorang Kim HeeChul. Banyak orang berkata padaku bahwa aku beruntung dapat menjadi kekasih seorang Kim Heechul, beruntung? Cih, aku anggap ini adalah awal dari kehancuranku.

Setelah pengakuan Kim HeeChul di acara konfrensi pers itu, aku sudah seperti artis terkenal. Setiap orang yang melihat ku pasti berbisik, eh itu kan pacarnya Super Junior’s HeeChul, atau oh itu ullzang yang dapat membuat Kim HeeChul jatuh cinta, ada pula yang bilang ternyata memang cantik ya, pantas saja Kim HeeChul menyukainya. Haha wajahku memang cantik, aku sangat bersyukur akan karunia tuhan ini. Tapi banyak pula yang tidak menyetujui hubunganku dengan HeeChul, memangnya aku peduli? Kau tau? Tidak kupungkiri menjadi pacar seorang Kim Heechul ternyata menyenangkan juga. Harus ku akui aku sangat senang menyandang status baruku sebagai kekasih seorang Super Junior’s HeeChul. Tapi kau tau jika di depan media, HeeChul oppa akan bersikap sangat baik terhadapku, tapi jika tinggal kita berdua, dia akan sangat acuh terhadapku, sakit? Tentu saja, karena harus aku akui secara tidak sadar aku telah jatuh ke dalam pesona seorang Kim HeeChul, fakta inilah yang membuat kepalaku pusing.

“Heechul oppa, kau kenapa?” tanyaku padanya ketika ku lihat dia sedang termenung sedih. Ketika melihat aku yang bertanya, ekspresinya langsung berubah dingin, benar-benar seorang namja yang sopan bukan?, tapi sialnya itu malah membuatku lebih menyukainya.

“Bukan urusanmu” jawabnya sinis, dan langsung meninggalkanku begitu saja, dasar namja AB, tidak bisakah dia berpura-pura saja meladeniku? Apa salah ku padanya? Lagi pula dia yang menyebabkan ini semua terjadi, kenapa sikapnya malah menunjukan bahwa semua ini salahku?, aish… lama-lama aku benar-benar gila karena namja itu, ani sepertinya sekarangpun aku sudah gila, gila karena pesonanya yang sangat menyilaukan. Dan bodohnya aku, setiap aku melihatnya jantungku akan berdetak berlebihan, dan itu sudah cukup membuatku seperti orang totol, dan sialnya otakku tidak bisa mengontrol sarafku dengan baik jika berada di dekatnya, sungguh gila.

***

# at dorm#

“Mianhae oppa, aku terlambat aku terjebak macet” aku meminta maaf karena datang terlambat. Kau tau rasa suka ku padanya benar-benar membuatku muak, karena aku tidak bisa menghilangkan bayangannya dari otakku, dan aish, mataku sepertinya sudah sangat nyaman menatap wajahnya, jelas saja, setiap hari kami bertemu.

“Aish, dasar yeoja malas” gumamnya sinis, aku menghela nafas, kau harus sabar Cho Nayna.

“HeeChul, Nayna ayo kita berangkat sekarang,kalian hampir terlambat syuting Star King” perintah Leeteuk oppa pada kami, aku menarik nafas lega, untung saja Leeteuk oppa mengalihkan perhatianku, sehingga aku dapat melupakan kekesalanku pada HeeChul oppa.

Oya hari ini adalah jadwal kami untuk syuting starking, bahkan gara-gara ini semua aku sampai syuting di acara yang setiap minggu hanya dapat aku tonton di televisi itu, dan sekarang aku yang akan duduk di kursi bintang tamu, yang artinya aku juga adalah adalah seorang selebnya korea, haha aku cukup senang, walau ini semua karena status baruku, sebagai kekasih Kim Heechul?.

***

#At Star King#

“Ah pasangan sensasional kita akhirnya dapat datang juga di acara ini, aku sangat senang sekali mendengar Kim HeeChul sudah mempunyai pacar” tiba-tiba Kang Hodong berkata seperti itu di tengah-tengah acara, membuat semua yang hadir menatap ke arah Heechul.

“Ne, bahkan saat Yesung mengatakan bahwa Heechul sudah mempunyai pacar, aku sampai menjitak kepalanya, awalnya aku berfikir ‘apa wanita itu sudah kehilangan kewarasannya menerima seorang Kim Heechul?’ tapi setelah melihat konfrensi persnya secara langsung, aku benar-benar berterima kasih kepada tuhan, karena telah menormalkan Heenim” jawab Sang Geun Suk yang juga hadir sebagai bintang tamu dengan wajah polosnya, membuat semua orang tertawa tentu saja.

“ Jang Geun suk, apa kau sudah bosan hidup hah?” ucap heechul sambil melemparkan sebelah sepatunya pada muka polos jang Geun suk, dan sahabt Heechul tersebut hanya menatap Heecul bingung, seolah berkata ‘apa ada yang salah dengan ucapanku?’, melihat ekspresinya itu membuatku tidak bisa menahan tawa, dan Heechul oppa yang mendengar tawa ku langsung menatap tajam ke arahku, tentu saja tawaku langsung berhenti, aku masih belum mau mati muda.

“Ah, HeeChul sii” sapa kang Ho Dong pada HeeChul oppa.

“Ne?” jawab Heechul oppa sedikit kaget, karena dari tadi dia masih menatap marah padaku.

“Ah, kau tidak salah memilih seorang pacar, pantas saja kau tertarik padanya, ternyata dia lebih manis dari Soohee” penyataan Kang HoDong ini, jelas saja membuat semua tertawa, dan mukaku pasti sudah sangat merah sekarang. Ayolah Kim Heechul akui saja kalau aku ini memang lebih cantik dari Sohee.

“Ne, tentu saja” johda, HeeChul oppa menjawab pernyaan itu dengan mantap seolah memang dia sangat tertarik padaku. Aku senang? Tentu saja. Benar kan? Tidak lama juga kau akan mengakui kecantikanku, haha.

“haha, aigoo lihat muka Nayna sudah sangat merah, neomu yeoppo” ucap Kang HoDong yang membuat semua tatapan tertuju padaku, aku hanya dapat menunduk malau, aish, harga diriku mau di kemanakan?, selalu saja begini, kenapa pula mukaku harus memerah, dasar sial.

Aku merasakan sebuah tangan yang hangat menggenggam tanganku, apa aku tidak salah? Seorang Kim Heecul berlaku manis padaku? Bahkan menggenggam tanganku dengan erat, aigoo bila seperti ini terus rasanya jantungku sebentarlagi akan meledak, bagaimana tidak, hanya melihatnya saja sudah membuat jantungku bekerja ekstra.

“Omo, Romantis sekali” komentar Kang Ho Dong yang melihat genggaman tangan HeeChul, bukannya mengurangi kegugupanku, aku malah tambah gugup di sentuh olehnya, jika mengenai Kim HeeChul reaksi tubuhku sudah tidak bisa aku kontrol. Kontan saja mendengar itu semua semua orang meliah ke arah kami.

“HeeChul~ah” panggil Kang HoDong.

“Ne?” jawab HeeChul kaget, karena dari tadi dia mengamati wajahku. Entah apa yang terjadi pada makhluk yang satu ini, sifatnya benar-benar berubah 180 derajat, kau kenapa Mr.Kim? apa kau mulai menyukaiku?.

“Bisakah kau ulangi adegan di show mu itu untukku?” pinta Kan HoDong dengan muka polosnya.

“Mwo?” pekik ku dan HeeChul bersamaan, mengulangi? Benar-benar keterlaluan, ingin aku pingsan di sini?, memalukan.

“Aigoo, kalian benar-benar cocok” komentar Kang HoDong lagi, karena kami tidak kunjung memberi jawaban akhirnya bintang tamu yang lain dan penonton kompak menyuruh kami maju, bahkan Jungmo dan Jang Geun Seok yang kebetulan juga hadir sebagai bintang tamu mendorong kami ketengah panggung, akhirnya kami harus melakukan itu lagi, karena tidak ada cara lain, aku hanya pasrah saja.

HeeChul oppa menggandeng tanganku, menuntunku menuju tengah panggung, dan musik yang semula ngebeat sekarang berganti slow yang begitu romantis. Kang HoDong memberi aba-aba pada kami untuk memulai adegan ini.

HeeChul oppa menatap mataku dengan sangat lembut, aku pun membalas tatapannya, perlahan-lahan dia mendekatkan tubuhnya ke arahku, hingga akhirnya kami berhadapan, aku sudah tidak dapat melihat ke arah lain kecuali matanya yang membuatku sangat nyaman, bahkan aku sudah tidak mendengar sorakan dari para bintang lain yang hadir, hebat bukan pesona seorang Kim Heecul?, bukan hanya jantung, otak dan hatiku yang berhasil dia monopoli, tapi telingaku pun sudah dia kuasai.

perlahan-lahan HeeChul opaa medekatkan wajahnya padaku, yang aku lakukan hanya memejamkan mataku, menunggu hal selanjutnya terjadi, Heecul oppa menempelkan bibirnya di keningku,walau hanya di kening tapi dapat membuat tubuhku hilang kendali, aku pasti sudah terjatuh jika saja HeeChul oppa tidak langsung menangkapku, membuat seluruh penonton terpekik kaget dan kagum melihat pemandangan ini. Bagaimana tidak? Dia kemudian memelukku takut aku akan terjatuh gara-gara pesonanya.

Kang HoDong sangat senang sekali atas kejadian tadi, disisa acara tadi hanya diisi candaan mereka tentang aku dan HeeChul, bahkan sahabat Chulie oppa pun bercerita bagaimana baru kali ini HeeCul berlaku baik dan romantis pada seorang wanita bahkan melebihi sikapnya terhadap Sohee, aigoo apa itu benar?

Setelah acara Star King sebagai debut kami menjadi seorang kekasih, sekarang aku ditunjuk sebagai DJ youngstreet bersama HeeChul oppa, hebat bukan?.

***

# At Youngstreet #

“Anyeonghaseo” HeeChul memulai menyapa pendengar setianya.

“Aigoo, apa kabar kalian semua pendengar radio Youngstreet tercinta ini? Kalian harus selalu sehat agar dapar mendengarkan dengan semangat siaran yang di siarkan oleh DJ tampan ini, haha. Kalian tau? Hari ini merupakan hari yang sangat sepesial,Karena apa? Akhirnya aku tidak sendirian lagi di sini, aku akan selalu ditemani oleh wanita yang sangat cantik yang sekarang berada di sebelahkau”. Heecul memberikan sinyal kepadaku bahwa sekarang lah saatnya aku berbicara.

“Anyeong haseyo joneun Cho Nayna imnida” kataku sedikit gugup

“Ah, sepertinya gadis cantik ini masih malu-malu, jagiya jebal…”

Aku tidak bisa berkata apa-apa ketika HeeChul oppa memengucapkan kata itu dengan manja Jagiya jebal, aigoo aku yakin pipiku sudah memerah. Bagai mana mungkin aku tidak semakin mencintainya jika dia memperlakukanku seperti itu.

***

Hampir setiap hari kami selalu bersama, aku selalu menemaninya jika dia sedang ada jadwal, dan sore harinya aku dan dia menjadi DJ di Youngstreet, aku senang? Tentu saja, siapa gadis yang tidak senang jika setiap hari dapat berada disisi orang yang dicintainya, walau hanya sekedar menyemangatinya? Aku senang bahwa aku menjadi orang yang pertama tau segala hal yang terjadi dengannya.

Sikapnya sudah mulai berubah padaku, sebelumnya sikapnya akan sangat romantis padaku jika dia hanya sedang berada di depan kamera atau jika sedang siaran di Youngstreet, tidak jarang juga dia memanggilku jagiya, tapi jika tinggal kita berdua atau dihadapan para member lain dia akan sangat cuek padaku bahkan menganggapku tidak ada, namun sekarang, mungkin karena kita sudah terbiasa bersama, mungkin juga karena dia sudah terbiasa melihatku, sikapnya sedikit berubah, sekarang kami juga sering bercanda, dan dia juga sering menggodaku jika mukaku memerah karena sifat jahilnya.

“Hyung apa kau tidak bosan disini” ucap Donghae melihatku sedang duduk bersama Heecul oppa di ruang tamu dorm Super Junior yang memang sangat sepi.

“Bosan? Bagaimana aku bosan, jika aku ada objek yang sangat menyenangkan didepan mataku” ucapnya sambil menatap ke arahku, yang langsung saja membuat mukaku memerah, dan Donghae hanya terkekeh mendengar ucapan Hyungnya itu.

“Akhirnya kau normal juga Hyung” gumam pelan Donghae, yang untung saja tidak terdengar oleh Hyungnya itu, jika iya, aku pastikan sebelah sepatu Kim Heechul pasti sudah tergeletak manis dimuka mulusnya.

***

# Youngstreet Backstage#

Kau tau aku senang sekali, karena saat ada ELF yang menelfon dan bertanya pada Kim Heecul siapa wanita dengan wajah tercantik yang pernah di temuinya, dan kau tau? Dia menjawab akulah yang memiliki wajah tercantik itu, sambil mengusap kepala ku pelan.

Aku melihat Heechul oppa sedang istirahat di kursi, sepertinya dia sangat kelelahan, aku ingin menghampirinya dan menyemangatinya seperti biasanya yang aku lakukan untuknya, tapi langkahku terhenti saat dia mengambil telfonnya yang berbunyi, dan setelah melihat siapa yang menelfon, ekspresi wajahnya berubah, matanya berbinar wajahnya pun terlihat sangat senang, seperti seorang yang baru saja menemukan cahaya hidupnya, dan melihat itu semua sukses memuat air mataku mengalir begitu saja, sesak.

~deg~

“Soohee~ya, kenapa baru menelfon oppa sekarang?” ucapnya langsung ketika tefon itu dia angkat, dia menggunakan nada manja yang berbeda seperti yang di ucapkan padaku, dan pancran matanya… ya tuhan… Seperti seorang yang baru menemukan cahayanya kembali.

“Ya!!! Kau tega sekali membuat oppa cemas memikirkanmu, apa di amerika sana kau baik-baik saja? Kapan kau pulang? Neomu bogoshipoyo” aku benar-benar tidak kuat mendengarnya, langsung saja aku berlari tidak peduli pandangan para staf Youngstreet yang memandang ku aneh, karena air mataku sudah membanjiri wajahku. Bodohnya aku menganggap Kim Heechul juga menyukaiku, ternyata aku hanya salah mengartikan sikapnya selama ini, aish, aku merasakan cairan bening menetes di pipiku, sial hanya gara-gara seorang Kim Heechul aku mengeluarkan air mataku, sepertinya aku terjatuh sangat dalam ke dalam pesonanya, brengsek.

***

# HOME #

“Yooni~a, bisakah kau menginap di rumahku saat ini juga?” aku menelfonnya sambil menangis, entah kenapa yang aku telfon Sang Yoon, aku hanya yakin jika dia akn mengerti apa yang aku rasakan.

“Nayna? Wae? Kau menangis? Arasseo aku akan ke rumahmu sekarang juga, kau tunggu aku, arachi?” jawab Sang Yoon panik, mendengar tangisku.

Semalaman aku bercerita pada Sang Yoon sambil menangis, dia sangat sabar menghadapiku, walaupun aku yakin dia sudah sangat mengantuk, tapi dia tetap menungguku terlelap lebih dulu. Ternyata cinta itu sangat menyakitkan, bodohnya aku mengapa terjebak dalam cinta, padahal sebelumnya aku tidak pernah peduli pada urusan cinta, semua gara-gara seorang Kim HeeChul yang membuat hidup seorang Cho Nayna benar-benar berubah. Aku benar-benar sudah tidak kuat menahan sakit ini, aku heran melihat Sang Yoon terlihat sangat tegar, bahkan dengan terang-terangan Cho Kyuhyun dan kekasihnya itu ber-duaan di hadapannya, dan dia hanya tersenyum melihatnya, sepertinya hatinya sudah tidak berfungsi dengan baik gara-gara cintanya pada Cho Kyuhyun.

***

Cho nayna POV

“Mommy” panggilku ketika telfon internasionalku tersambung.

“Aigoo, Olzeny kenapa baru menghubungi mom sekarang? Don’t U miss me?” marah orang di seberang sana yang tidak lain adalah eommaku.

“I really miss U, kenapa mom berfikir seperti itu, apa eomma dan appa baik-baik saja di Brazil sana?” tanyaku sambil bermanja ria, sudah lama aku tidak begini pada mom.

“Baby I miss U too, mom baik-baik saja disini, kau harus secepatnya kembali ke sini, arachi?, bukankah kuliahmu sudah selesai dan apa nenekmu baik-baik saja di sana?”

“Mommy tenang saja, besok pagi-pagi aku akan pulang ke Brazil, mmm nenek baik-baik saja, beliau sangat merindukan mommy”

“Baiklah, mom ada pekerjaan, kau besok hati-hati arachi? Harus langsung mengabari mommy, mom akan menunggu kepulanganmu Olzeny… Love U”

Mom mematikan telfonnya, jika menyangkut nenek mommy akan sedikit sensitif.

***

# Youngstreet #

Seperti biasa aku siran Youngstreet bersama Heechul oppa, aku banyak bicara sekarang, karena ini adalah siaran terakhirku dan aku harus melakukan yang terbaik, karena aku sudah sangat senang menjadi bagian dari keluarnga di radio ini. HeeChul oppa pun menatap aneh padaku karena sikapku berubah padanya, aku sudah tidak lagi mengikutinya kemana-mana, aku hanya hadir saat siaran Yongstreet saja, di sini pun aku tidak mengatakan sepatah katapun padanya bahkan terkesan sinis, berbeda sekali dengan biasanya aku yang akan selalu tersenyum bila melihat Heechul oppa.

Di akhir acara aku pun mengucapkan kata-kata perpisahan ku, walaupun tidak terlalu jelas.

“Aigoo, aku senang senang sekali menjadi DJ acara ini, aku pasti tidak akan melupakan ini semua” ucapku pada seluruh staf Youngstreet setelah selesai acara.

“Memang kau mau kemana? Apa kau mau pergi meninggalkan Youngstreet kita ini?” tanya Heechul kaget mendengar perkataanku barusan, dan kalau aku tidak salah dengar dia berkata dengan nada sedih?. Ah Nayna ya jangan berfikir yang tidak mungkin, tegasku pada hatiku sendiri. Dia sudah punya Sohee, wanita yang dia suka hanya Sohee, aku terus meyakinkan hatiku sendiri, walaupun itu membuat hatiku sakit.

“Ah, aniyo, aku hanya sangat senang saja” elakku, sambil menghindari tatapan matanya, dia hanya menatapku tidak percaya.

***

HeeChul POV

Aish, kenapa hatiku resah seperti ini, tiba-tiba aku merasa takut, sangat takut, bahkan aku belum tidur sampai sekarang, walau waktu sudah menunjukan pukul 3 pagi, aku tetap tidak mengantuk, aku benar-benar takut, rasanya seperti kebahagiaanku akan lenyap sebentar lagi, dan kau tau siapa yang membuatku resah? Tentu saja seorang wanita bernama Cho Nayna, satu-satunya wanita yang dapat memuat Kim Heechul tidak mengenali dirinya sendiri.

Ya tuhan, apa yang akan terjadi? Tidak pernah sebelumnya hatiku secemas ini, ku mohon jagalah Nayna tetap disisiku, aku tidak akan mungkin sanggup hidup tanpa melihat wajahnya.

Bwara Mr.Simple Simple Keuttae-neun Keuttae-neun keuttae-ro meotcheo

Aish… orang gila mana yang menelfon jam di jam segini. Ketika aku meliahat siapa yang menelfonku, langsung segera aku angkat telfonnya, padahal tadinya akan langsung aku riject.

“Nayna~ya? Ada apa?” tanyaku heran.

“Anio,. . . aku. . .” jawabnya terbata, dan aku bisa mendengar isak tangisnya, demi tuhan rasanya sakit sekali mendengarnya menagis dan aku tidak bisa berbuat apa-apa untuknya.

“Ya!!! Mengapa kau menangis? Kau ada di mana sekarang? Kau sendirian?” tanyaku panik, jelas saja, siapa pria yang tidak panik mendengar isak tangis gadis yang dicintainya? Jika ada pria seperti itu, berarti pria itu sudah kehilangan akal sehatnya.

“oppa bisa kah kau dengarkan saja apa yang akan aku katakan, tolong kali ini saja, dan oppa tidak boleh memotong kalimatku sebelum aku selesai berbicara” pintanya dengan suara serak, yang membuatku tidak bisa menolaknya.

“arasseo” aku mendesah pasrah.

“Oppa, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih padamu karena selama ini kau begitu baik padaku, dan. . . aku. . . ini, sebelumnya aku tidak membutuhkan jawabanmu nantinya aku hanya ingin menyampaikannya saja padamu, dan anggap saja bahwa aku tidak pernah mengatakan ini. . .oppa. . . nan. . . nan neol sranghae” aku benar-benar syok mendengarnya.

“Ya!! Cho Nayna, ya! Kenapa kau mematikan telfonnya, aku belum memberikan jawabanku, aku juga mencintaimu, kau dengar? Aku mencintaimu!!!” teriakku frustasi, entah kenapa rasatakutku bertambah kuat, dan tanpa sadar air mataku mengalir begitu saja. Bagus sekali hanya karena seorang Cho Nayna dapar membuat seorang Kim Heechul menangis, unbelivable.

***

#At Youngstreet#

Aku tidak fokus siaran kali ini, karena Cho Nayna tidak kunjung datang juga, untung saja ada Donghae yang menemaniku siaran jadi dia dengan ikhlas menggantikanku saat ini, karena isi otakku hanya tertuju pada satu hal, yaitu Cho Nayna.

Bukannya Cho Nayna yang datang malah adik Choi Siwon yang datang dan dia menyerahkan sebuah surat kepada pimpinan radio ini, aku tidak tau dia bicara apa, karena jaraknya memang jauh. Sang Yoon tersenyum ketika melihatku, dan bergegas menghampiriku.

“Oppa” sapanya riang.

“Ya adikku yang paling cerewet, begitu rindunyakah kau pada oppa mu yang tampan ini, sampai kau mengunjungiku?” Tanyaku sambil mengacakacak rambutnya.

“Aish, tingkat kenarsisanmu, sudah tidak dapat di sembuhkan sepertinya, sudah mencapai stadium akhir, ya! Kenapa kau memukul kepalaku” teriaknya tidak terima setelah aku menjambak rambutnya, berani sekali dia berkata seperti itu padaku. Dia menggembungkan pipinya tanda kesal, aku mencubit pipinya pelan.

“Aigoo kyeopta, mau apa kau kemari?”tanyaku.

“aku hanya ingin menyerahkan titipan ini padamu, itu surat dari Cho Nayna” jawabya sambil menyerahkan sebuah amplop cokelat padaku. Aku membaca isinya dan aku benar-benar syok.

“oppa, kau kenapa? Kenapa menangis?” tanyanya panik, sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke wajahku.

“Berikan nomor telfon dan alamat Nayna di Brazil sekarang juga”

Aku tidak bisa mengontrol emosiku, benar-benar keterlaluan, dengan mudahnya dia masuk dalam hidupku, aku tidak akan melepaskannya begitu saja, kau ada di neraka sekalipun aku akan tetap membawamu kembali padaku Cho Nayna.

***

Cho Nayna POV

“Hallo?” aku mengangkat telfonku, entah siapa yg menelfonku, padahal aku belum memberikan nomor ini pada siapun kecuali Sang Yoon dan Hye Joon ah mungkin ini mereka.

“Mencoba kabur dariku Cho Nayna?” sahut suara di seberang sana.

“Ba. . . bagaimana oppa tau nomor telfonku?” tanyaku gugup, aku sungguh sangat merindukan pemilik suara ini, siapa lagi kalau bukan HeeChul oppa.

“Kenapa kau lari dariku?” tanyanya, mengabaikan pertnyaanku sebelumnya.

“Lari dari oppa? Yang benar saja, bukan kah aku sudah mengatakan di suratku kalau aku menyukaimu, ani aku mencintaimu, dan aku tau kau ada hubungan dengan Sohee Wondergirls bukan? Aku mendengar percakapan oppa dengan Sohee, dan aku melakukan ini semua agar kau bia bahagia besama pacar aslimu, jika aku terus disana yang memaksa kita terus bersama, aku yakin kau tidak akan mempunyai waktu untuk pacar aslimu”. Aigoo aku bodoh sekali, kenapa aku mengatakan semuanya pada iblis ini.

“Sohee? Jangan bercanda, aku sama sekali tidak mencintainya Cho Nayna, belum cukupkah perhatianku padamu?, kenapa waktu malam itu kau menutup telfonnya sebelum aku menjawab apa pun, babo” jawabnya marah.

“Maksud oppa?” tanyaku tidak yakin.

“Aish, baiklah aku akan mengatakannya, dan kau harus benar-benar mendengarnya karena ini terakhir kalinya aku mengatakannya, mmm Cho Nayna saranghae” apa aku mimpi, seorang Kim Heechul mencintaiku?.

“Ya, oppa kau jangan mempermainkanku” jawabku tidak percaya.

“Aigo, makannya kau pulang sekarang juga dan akan aku buktikan padamu” jawabnya mantap.

“Mana mungkin, kau tidak tau di sini sekarang pukul berapa? Ini sudah jam 2 pagi oppa, dan aku masih tidak percaya ini”

“Yak! Apa aku harus menciummu dulu baru kau percaya?” bantahnya tidak terima.

“Mwo? Menciumku? Jika kau berani melakukannya, kubunuh kau” ancamku, dia hanya terkekeh pelan mendenar ancamanku.

“Tunggu dulu, sejak kapan kau suka padaku?” tanyaku padanya.

“Sejak damn kiss itu” jawabnya datar.

“Damn kiss? Kau yang menciumku dan kau bilang itu ciuman kesialan?” teriakku padanya, benar-benar romantis sekali, setelah mengatakan bahwa dia mencintaiku, lalu dia bilang seperti itu, awas saja tunggu pembalasanku.

“Ne, damn kiss but now become the best damn kiss” tawanya membahana, akhirnya akupun ikut tertawa bersamanya benar juga, damn kiss become the best damn kiss.

“Nayna~ya kapan kau pulang?” tanya Heechul oppa,

“Molla” jawabku jujur, karena aku memang tidak tau kapan bisa pulng ke Korea.

“Yak!!! Besok kau harus sudah ada dihadapanku” teriaknya.

“apa kau sudah gila?” tanyaku, aku tidak habis fikir, apa otaknya sudah konslet?.

“Kau yang membuatku gila, jadi kau harus bertanggung jawab atas perbuatanmu, besok ku tunggu kau di dorm, arasseo?”

“Yak! Oppa, aku tidak tau, yak! Kau malah mematikan telfonnya”

Aku tersenyum mengingat percakapan tadi, aigoo jantungku berdebar kencang sekali, dan aish, bibirku tidak bisa berhenti tersenyum. Apa katanya tadi? The best damn kiss? Sungguh cara pertemuan yang sangat bagus bukan?.

END

*****

anyeonggggg… ni post’n ff pertama, sebenarnya aku sangat malas banget punya blog sendiri, kalau bukan karena paksaan ke dua teman2 iblisku, aku mana mau punya blog sendiri, oh ya ff ini juga pernah aku post di blog temen aku welovefanfiction.wordpress.com…

ah aku ucapkan selamat membaca….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: