Fee's Line. Welcome all…

{Short FF}EVILKYU S2

{Short FF} EVILKYU S2

***

Author: SangYoon/Dhaekyu

Main Cast: Cho Kyuhyun

Genre: Romance.

Length: one shot

Rating: pg 15++

ps: ini ff lanjutan short ff yang kemarin, maaf ya kalo masig banyak typo… author mengucapkan SELAMAT MEMBACA

“Sang Yoon~a berhenti merusak kasurku, aish itu baru saja ku bereskan” protes Hye Joon saat aku melemparkan tubuhku ke atas rangjangnya, aku benar-benar lelah, bayangkan saja aku harus menyelesaikan pekerjaanku sampai pukul 3 pagi di kantor, ini gara-gara setan sial itu yang mengacaukan meeting pentingku, aku bahkan tidak sempat pulang ke rumah, jadi deh aku mampir ke apartemen temanku yang memang dekat dengan kantorku, aku heran dengan temanku yang satu ini, pukul 4 pagi tapi apartemennya sudah sangat rapih, dia ini eonniku yang paling baik, dia selalu dapat membuatku nyaman.

“Eonni, biarkan aku tidur, aku sangat ngantuk, gara-gara Cho Kyuhyun, aku harus lembur” sungutku sambil menenggelamkan kepalaku di bantal.

“Apa lagi yang di lakukan pacarmu itu hmm?” tanya sambil menyelimutiku, benarkan dia itu eonniku yang paling baik.

“Dia membuatku membatalkan meeting penting, aku harus mengganti meetingnya kemarin siang dan baru selesai tadi malam, malamnya aku harus mengerjakan proyek itu sampai pagi, benar-benar membuat kepalaku sakit” jawabku serak.

“Ingin ku bangunkan jam berapa?” tanya Hye Joon lembut, membuat gadis yang sedang menelungkupkan kepalanya tersenyum.

“Jam 7 saja, gomawo eonni”

“Baiklah” suranya terdengar samar karena Hye Joon sudah meninggalkan kamar.

***

“Eonni, kau berangkat ke butikmu kapan?” tanyaku pada gadis yang sedang merangkai bunga sambil bersenandung kecil.

“Jam 9” jawabnya santai tanpa mengalihkan fokusnya dari bunga-bunga itu.

“Eonni, apa tidak ada makanan? Aku lapar” rengekku manja, yang hanya di balas senyuman oleh gadis itu.

“Yak! Eonni aku sedang bertanya padamu, kau malah mengabaikanku, kelihatannya kau behagia sekali”

“Ada roti di meja, kau itu seperti tidak sering kemari saja” jawabnya yang masih asyik dengan rangkaian bunganya.

“Hanya memastikan”

“Sang Yoon~a, apakah yang Kyuhyun lakukan itu ada kaitannya dengan bercak-bercak merah di lehermu, hingga kau membatalkan meeting mu itu?” kali ini dia mengalihkan fokusnya dan menatap Sang Yoon geli.

“Yak! appo” ringis Hye Joon setelah mendapat lempaan sendal rumah yang di gunakan Sang Yoon.

“Tutup mulutmu eonni” tukas sinis Sang Yoon, namun mukanya sudah memerah membuat Hye Joon geli.

“Tak ku sangka Kyuhyun oppa bisa membuat tanda begitu, ku pikir awalnya itu hanya sengatan serangga tapi aku berfikir lagi, masa bercak-bercak itu hampir memenuhi lehermu” jelas Hye Joon dengan wajah polos sok berfikirnya.

“Kau berlebihan eonni” sungut Sang Yoon, Hye Joon yang puas menggoda temannya ini tertawa keras.

“Apa aku tanya saja pada Nayna, mungkin dia tau apa yang menyebabkan lehermu di tumbuhi bercak-bercak merah itu” ucap Hye Joon sepolos mungkin sambil menatap Sang Yoon dengan tatapan innocenenya.

“Ku bunuh kau, kalau sampai adik setan itu tau” mengabaikan ancamanku, gadis itu malah tersenyum manis kepadaku, membuatku ingin melemaparinya dengan kulkas?. Cho Kyuhyun lihat saja aku akan membalaskan dendamku.

***

“Yak! Kenapa kau ada di kantorku?” kaget Sang Yoon, terlihat seorang laki-laki nampak duduk santai dengan kepalanya disandaran sofa yang tersedia di ruangan itu, jelas sekali bahwa lelaki tersebut sangat nyaman diposisinya.

“Kenapa dari kemarin handphone mu tidak aktif?” Lelaki tersebut bertanya dengan nada pelan namun tersirat kemarahan didalamnya, sedang sang wanita hanya mendengus kesal.

“Kau fikir karena siapa aku mematikan telfonku hah? Jangankan untuk menelfon makan pun aku tidak sempat, siapa yang dengan seenaknya mengacaukan meetingku kemarin, aku harus lembur sampai pagi untuk membereskannya, kau tau!” gadis tersebut berteriak kesal pada laki-laki yang duduk di depannya, membuat lelaki tersebut membuka matanya yang tadinya terpejam, gadis yang sedang berdiri dihadapannya tertegun melihat kedua mata lelaki di depannya, tatapannya sayu, terdapat kantung mata yang menghitam di bawah mata indah itu, gadis itu luluh, dirinya tidak tega melihat lelakinya, ya lelaki itu adalah kekasihnya terlihat begitu menyedihkan, gadis itu kemudian menyentuhkan telapak tangannya di dahi kekasihnya, memastikan apakah kekasihnya baik-baik saja, dan terdengar helaan lega dari gadis itu, kekasihnya tidak demam hanya kelelahan saja.

“Mianhae” ucap lemah lelaki itu, gadis di depannya hanya tersenyum kepadanya, gadis itu kemudian bejalan menuju meja kerjanya, dan mengambil sesuatu dari bawah meja itu, yang ternyata adalah sebuah selimut dan bantal, di bawanya barang itu dan di berikan kepada lelakinya.

“Tidurlah, nanti aku akan membangunkanmu” ucap gadis itu lembut, namun pria itu tidak mengindahkan ucapan gadisnya.

“Aku membutuhkanmu” dua kata itu yang keluar dari mulut lelakinya, membuatnya mendengus, dan meraih telfon kantornya.

“Jira~ssi, apa ada meeting penting hari ini?” tanya gadis itu, yang dihubunginya adalah sekertarisnya.

“ah bailkah, nanti sore semuanya akan aku selesaikan, gomawo” ucap gadis itu menyudahi pembicaraannya.

Sang Yoon mendekati kekasihnya, menjatukan dirinya di samping kekasihnya, kemudian menatap kekasihnya dan mengulurkan tangannya menyentuh kantung mata itu, pria itu tersenyum senang dengan kemenangannya menguasai gadisnya, tidak rugi dia begadang sampai pagi untuk menyelesaikan gamenya, pikir lelaki itu, kalau sampai kekasihnya tau yang dia perbuat hanya untuk menyelesaikan gamenya, kekasihnya itu pasti akan mengomelinya lalu akan mengabaikannya.

“Tidurlah” ucap pelan gadis itu sambil mengusap wajah pria itu, kemdian berdiri memberikan ruang untuk pria itu tiduran, setelah pria itu sudah berbaring di sofa, dia bersyukur karena sofanya cukup panjang untuk menampung tubuh kekasihnya yang tinggi. Dia hendak mengambil selimut yang dia letakkan dimeja, namun sebuah tangan tengah menghetikannya dan menariknya ke dalam pelukannya.

“Yak! Kyuhyun~a apa yang lakukan” tanya kesal Sang Yoon, melihat kekasihnya saja jantungnya sudah berdebar cepat, sepertinya kekasihnya menginginkan dirinya cepat mati dengan memeluknya seperti ini.

“Biarkan seperti ini, kumohon” pinta kekasihnya dengan suara serak yang membuat Sang Yoon tidak bisa menolak, masih dalam posisi itu Sang Yoon membuaka kedua sepatunya menggunakan kakinya sendiri, kemudian menaikkan kakinya ke kursi, dia harus merapatkan tubuhnya ke pria itu karena kursi mereka tidak cukup lebar, itu sukses membuat kedua jantungnya bekerja ekstra keras.

Pria itu memeluk gadisnya erat melingkarkan kakinya kekaki gadisnya, pria itu tersenyum senang karena tubuh gadisnya terasa sangat pas dalam pelukannya, bahwa dengan seperti ini mereka tau jika mereka berada di tempat yang benar, tempat yang semestinya. Kenyamanan yang dirasakan pria itu membuatnya tertidur pulas.

***

“Yooni~a” ucap pria itu refleks, karena gadis yang tadinya dia peluk sudah tidak ada dalam dekapannya.

“Kau lapar? Aku sudah membelikanmu sup ayam dan kimchi, kau makanlah, aku selesaikan menganalisa data ini sebentar” ucap sang kekasih dari meja kerjanya tanpa mengalihkan fokusnya dari kertas yang sedang di bacanya, membuat pria itu mendengus kesal namun masih menuruti ucapan gadis itu, pria itu memakan bekalnya dengan tenang, setelah seleasi pria itu merebahkan kembali kepalanya di sandaran sofa.

“Apa masih lama?” tanya Kyuhyun pada kekasihnya.

“nah, sudah selesai” gadis tersebut menaruh kertas itu di atas mejanya, melepaskan kaca matanya, dan menghampiri kekasihnya, Sang Yoon duduk di samping kekasihnya, mengamati wajah tampan kekasihnya, dirinya bangga bahwa lelaki tampan ini adalah kekasihnya, miliknya.

“Aku merindukanmu” ucap gadis itu sambil menatap wajah kekasihnya. Kyuhyun langsung menarik kekasihnya kedalam dekapannya, membaringkan dirinya seperti ketika dia ingin tidur tadi, gadis nya di pelukannya, dia senang mengetahui bahwa gadis di pelukan ini hanya miliknya, menenggelamkan wajahnya dirambut gadis itu, menghirup aroma gadisnya.

Sang Yoon membiarkan kelakuan kekasihnya, karena dirinya pun sangat merindukan pelukan kekasihnya, wajahnya tepat di lekukan leher kekasihnya, membuatnya memiliki ide cemerlang, dia medorong tangannya untuk mengusap lehar kekasihnya pelan, membuat kekasihnya menggangkan lehernya, Sang Yoon merangkak naik keatas tubuh kekasihnya, mendekatkan wajahnya di leher pria itu, udara terasa panas membuat nafas mereka memburu, Sang Yoon menempelkan bibirnya di heler pria itu, menciumnya, awalnya lembut namun seiring nafas mereka yang memburu ciuman Sang Yoon berubah menjadi kasar, sesekali dia menggigit leher Kyuhyun, membuat pria itu mendesah, Sang Yoon terus mengeksplorasi lehar kekasihnya, tubuh Kyuhyun sudah menegang menahan gairah yang ditimbulkan kekasihnya, sedang tangan Kyuhyun tidak bisa diam dan sudah berada di balik kemeja yang gadisnya kenakan, menyentuh punggung gadisnya, ketika dirasanya ciuman Sang Yoon berhenti dari lehernya, pria itu melepaskan sebelah tangannya dari balik kemeja kekasihnya untuk mendongakkan wajah kekasihnya, dia memundurkan badannya sedikit untuk dapat menjangkau bibir kekasihnya.

Bibir mereka akhirnya bertemu, Kyuhyun langsung melumat pelan bibir gadisnya yang terasa manis, membuatnya meperdalam ciumannya dia menggigit kecil bibir gadisnya, membuat Sang Yoon mendesah dam membuka mulutnya, Kyuhyun langsung memasukan lidahnya, mengeksplorasi semua yang ada di dalam mulut gadisnya, saling membelitkan lidah mereka, tangan Sang Yoon menjambak rambut Kyuhyun menahan sensasi yang Kyuhyun lakukan.

Bwara Mr.Simple Simple keuttaeneun keuttaneun keuttaneun ro meotjeo

Lagu Mr.Simple mengalun membuat keduanya menghentikan kegiatan mereka, Sang Yoon langsung berdiri, dia bersyukur karena telfon itu, kalau tidak entah apa yang akan terjadi.

“Ada apa Hyung?” terdengar nada kesal dari ucapan kekasihnya, kekasihnya hanya mendengus mendengarkan ucapan hyungnya di telfon.

“Aish, baiklah aku akan segera kesana, iya, kau itu lippiteuki yang menyebalkan” umaptnya sebelum mematikan telfonnya. Kemudian dia merapihkan bajunya, kemeja yang dia kenakan kancingnya sudah terlepas sebagian, membuatnya heran ternyata kekasihnya mampu melakukan hal seperti ini juga.

“Aku harus pulang, kita lanjutkan nanti” ucap Kyuhyun sambil mengerlingkan matanya pada gadisnya, gadisnya hanya mendengus dan mengabaikannya, kembali ke meja kerjanya dan memakai kaca matanya untuk merapihkan kertas-kertas dokumennya.

***

Kyuhyun keluar dari dari ruangan kekasihnya, dia berjalan dengan santainya di koridor, dan dia melihat para wanita yang bekerja di kantor ini, berbisik-bisik sambil menunjuk-nunjuknya, aish mereka mungkin hanya sparkyu yang tergila-gila padaku, pikir bangga Kyuhyun. Namun dia mulai heran dengan sikap para pria yang berpapasan dengannya pun aneh, ada yang menepuk bahunya pelan dan ada pula yang tersenyum jahil padanya, aish mereka juga mungkin fans ku? Kyuhyun mengabaikan mereka dan berlari menuju mobilnya, dia langsung menjalankan mobilnya menuju gedung SM untuk melanjutkan latihan.

“Sukses Kyuhyun~ssi” kali ini satpam kantor SM yang bertanya padaku dengan seringal jahilnya, aneh, semua orang berkelakuan aneh, apa popularitasku menanjak tajam sampai seorang satpam pun tersenyum dan akrab padaku. Aku hanya tersenyum untuk membalas perkataannya, kemudian aku berlari menuju ruang latihan Super Junior.

“Anyeong, aku pulang” aku berteriak senang menyapa semua hyungku yang sudah berkumpul.

“Yak! Kyuhyun~a kau membuat ka…” ucapan Leeteuk hyung terhenti ketika melihatku melepas topi ku dan merenggangkan badanku, semua hyungku membelalak menatapku.

“Wow” seru Eunhyuk hyung padaku, memandangku takjub.

“Aish! Semua orang kenapasih melihatku begitu, bahkan satpanpun menyeringai jahil padaku” ucapku kesal.

“Apa kau baru dari kantornya Yooniku?” tanya ngeri Siwon hyung, aku memandangnya heran.

“Tentu saja, memangnya kau fikir aku bersama siapa?” mendengar jawabanku Siwon hyung sudah berkaca-kaca.

“Aigoo adikku tidak polos lagi, Kyuhyun~a semuanya gara-gara kau” hardik Siwon hyung padaku, aku hanya menatapnya bingung, sedang hyungku yang lain hanya terkekeh melhat kami.

“Kyuhyun~a sebaiknya kau bercermin” kali ini Leeteuk hyung berseru padaku, bercermin? Eh ketika aku melihat cermin aku langsung membelalak lebar melihat pantulanku, mukaku langsung memerah, refleks aku langsung menaikkan kerah bajuku, aigoo, leherku di penuhi bercak-bercak merah, yang aku yakin itu perbuatan gadisku.

Aku langsung mengambil handphoneku dan menghubungi gadisku

“Puas kau mempermalukanku, aish pantas saja semua orang memandangku jahil” sementara itu gadis di telfon itu hanya terkekeh saja.

“Salah sendiri kau mempermaikanku” gadis itu menjawab sebelum mematikan telfonnya.

“Yak! Choi Sang Yoon, aish. . . kau membuatku gila” kyuhyun mengerang dan menjatuhkan dirinya di lantai dengan muka merah. Sedang semua hyungnya memandangnya takjub.

“Sang Yoon hebat” kali ini Eunhuk dan Donghae yang berbica, membuat semua member tertawa.

FIN

 

Wahahaha aku datang lagi dengan ff eror yang ku buat, tadinya aku mau buat NC, tapi eonniku (Hye Joon) melarangku, padahal aku sedang terpesona dengan keseksian Donghae. Jangan pada mual ya baca tulisan aku…

Reader: telat, aku udah muntah2 dari tadi (sambil natap mata author tajam).

Author: mian (sambil bungkuk2).

Hye Joon: Ya! Kali ini karena apa kamu buat ff kaya gini?

Sang Yoon: karena Try Out eon, sumpah deh tdi matematika susah bener, tu yg nyiptain rumus2 kurang kerjaan banget deh… bikin kepala sakit dan alhasil, isi kepala aku malah gini (baca: yadong)

Hye Joon: udah km tes aja yg bnyk, biar bikin ff kya gini jg banyak *plakkk

Sang Yoon: dan aku cepet gila….

Ahhhh udah deh, sekian saja… babayyyyyy…

Ttd istri Kyuhyun yg sah dan slingkuhan Donghae oppa *plakkk

Iklan

Comments on: "{Short FF}EVILKYU S2" (3)

  1. Jung Ha Rin said:

    dri awal aku baca FF ini dri pertama ff yg di publish .

    Aku udah suka bgt sma Couple ini !!
    Nd CERITANYA KEREN bgt … Aku suka bgt …. Sma sosok Sang Yoon nd Kyu di cerit2mu Thoooor…
    Keren soalnya …
    Jgn berhenti yah !!!
    Selalu posting nd jgn buat aku mnunggu lama !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: